hosom teal elat late

Orang Batak : HOTEL Lebih Haram Daripada Babi

Orang Batak akan mau dan terima saja disebut pemakan babi atau pemakan anjing, tidak masalah, coba sebut dia pemilik Hotel, bisa marah besar. Lah kenapa marah? Bagus dong, pemilik hotel a.k.a penginapan. Nah Hotel disini ternyata bukan bangunan atau penginapan seperti OYO, Reddoorz, atau Airy Room. Ternyata oh ternyata HOTEL ini sering diasosiasikan ke sifat jelek orang Batak. Hotel merupakan akronim atau singkatan dari HOsom, Teal, Elat, Late.

Sifat yang sangat diharamkan, haramnya kira-kira level 1000, super haram, ultra haram. Salah satu dari 4 sifat itu saja dinobatkan kepada orang Batak pasti sudah membuat merasa sangat jelek. Eh pake kata dinobatkan, hahaha maksudnya dikatain.

Banyak hal yang menyebabkan sifat ini timbul, bisa karena strata sosial, kesuksesan, kekayaan dan lain-lain.
Sebelumnya saya akan breakdown keempat sifat HOTEL tadi:

1. HOSOM

Hosom adalah sifat benci atau dendam. Jangan sampai membuat saudara atau orang lain benci, karena bisa celaka hidupmu. Sampai ada istilah, “dang di au, dang di ho, tumagon tu begu” artinya “kalau gak samaku, ga sama juga, mending sama hantu”. Sedalam itu bencinya, hosom ini mengakar, bisa diturunkan ke anak atau keluarga, biasanya terjadi karena konflik keluarga, konflik politik (beda pilihan saat pemilihan hampung/kepala desa), dan konflik lain.


A: Hei Mak Donggur!besok acara nikahan si Jaultop, sama kita ya berangkat pagi.
B: Ga ikut aku, benci kali aku masih liat Mamaknya si Jaultop itu, pernah dituduhnya aku selingkuh! Sampai mati pun aku ga mau melihat mukanya!


2. TEAL


Teal adalah sifat sombong atau angkuh, bisa juga ke arah munafik (muka alim fikiran kotor wkwkw). Ga masalah sih klo beneran kaya tapi sombong, ya karena memang ada yang disombongkan, contoh Hotman Paris klo sombong ya wajar emang dia punya rumah, mobil, sukses dan lain-lain. Nah biasanya yang teal ini pamer atau sok kaya, bahkan omongannya dilebih-lebihkan biar kelihantan jago (ampun bang jago), biar kelihatan kaya, biar kelihatan sukses. Sering disebut “pateal-tealhon”.
Padahal Albert Einstein pernah mengatakan “Lebih baik terlihat miskin padahal sebenarnya kaya, daripada terlihat miskin padahal sebenarnya miskin”. Ehhh, What???


A: Eh ini loh kalung emas, sama gelang yang aku beli kemaren, bagus kan? Kurasa baru aku yang punya ini di kampung ini.
B: Ehe pateal-tealhon nya kau, utangmu banyak semua orang juga tahu, paling imitasinya itu.

3. ELAT

Elat adalah sifat iri atau cemburu. Iri liat orang lain lebih sukses, tapi irinya ga menjadi motivasi gimana biar sukses juga. Ya sekedar iri aja. Aneh ga? Anehlah masa ga.
Ini sifat dasar manusia sih, bukan hanya orang Batak saja, ada di semua suku atau bangsa lain. Yang jadi masalah adalah jika elat ini kelak menjadi sifat negatif lainnya.


A: Mak Butet, lihatlah si Mak Bondar itu, mentang-mentang PNS anaknya, ga mau lagi ngobrol sama kita
B: Iyaloh mak Ucok, padahal kurasa PNS pun itu karena nyogoknya, bodok-bodoknya anaknya itu mana mungkin lulus klo ga nyogok

4. LATE

Late adalah sifat dengki, ini contoh efek dari elat. Dengki disini sudah stadium akhir, karena kandungan sifat late ini mengarah ke adanya keinginan mencelakai atau menjatuhkan lawan main. Sama seperti tagline SMS yaitu Susah Melihat orang lain Senang, dan Senang Melihat orang lain Susah. Parah sih. Tidak rela bila melihat orang lain sukses,bahagia atau lebih kaya dari dirinya, sehingga berniat dan melakukan hal buruk agar kesuksesan,kebahagian orang lain tersebut raib.


A: Sombong kalilah si Bojak ini baru punya mobil baru aja, ga suka aku liatnya.
B: Iyalah baru mobil aja pun, liat aja nanti klo parkir depan rumahku, kubocori ban nya, ga suka aku liatnya


Sekarang sudah jelaskan kenapa sifat HOTEL ini sangat diharamkan untuk dimiliki orang Batak. Tentunya kedewasaan berpikir dan bertindak bisa menghindari keempat sifat tersebut. Yang seharusnya itu SMS nya Senang Melihat orang lain Senang, Susah Melihat orang lain Susah. Karena ada hukum tabur tuai, apa yang kita tanam itu yang kita tuai, seharusnya kalau ingin senang ya senangkan orang lain, ingin sukses, bantu orang lain sukses, mau bahagia ya buat orang lain bahagia.

Sepositif itu harusnya, jadikan kesuksesan atau kebahagian orang lain menjadi motivasi untuk kita mencapai itu juga. Emosi negatif, pikiran negatif serta perbuatan negatif tentu semakin menjauhkan kita dari kesuksesan/kebahagiaan, tetapi malah mendekatkan kita bahkan membuat kita tenggelam ke dalam sifat Hotel tersebut.

Related Posts

One thought on “Orang Batak : HOTEL Lebih Haram Daripada Babi

  1. Benci itu adalah sesuatu yang sering terjadi. Bahkan sudah menjadi hal umum jika orang dibenci. Tapi bagaimana kita memberikan respon terhadap kebencian itu adalah hal terpenting.

Leave a Reply

Your email address will not be published.