Luhut Binsar Panjaitan

Pertanyaan ini melintas di benak saya dari beberapa waktu kemarin, banyak teman atau orang di sekitar saya bisa membenci seseorang tanpa tahu fakta yang sebenarnya terjadi, bahkan cuma terikut-ikut dengan hoax atau isu yang beredar.

Saya sendiri bukan ingin membela bapak Luhut, tetapi hanya ingin agar pembaca tulisan saya ini lebih objektif menilai sesuatu.

Saya adalah salah satu orang Batak yang sangat terbantu dengan peran Bapak Luhut Panjaitan ini. Saya berkuliah dengan biaya cukup murah karena Bapak ini, ternyata bukan hanya ini ada banyak peran dan pengabdian Bapak Menteri kita ini.

Tapi bukan karena terbantu saya jadi membela mati-matian Bapak Luhut, seandainya Bapak Luhut salah ya mari kita tunggu dan biar yang berwajib yang menentukan. (Sssttt tapi saya yakin Bapak Luhut berjalan di jalan yang benar)

Nah beberapa hal yang membuat Pak Luhut tidak bisa saya benci:

Membangun Institut Teknologi DEL
Paham betul bahwa budaya Batak dimana anak adalah harta yang berharga, Bapak Luhut mendirikan kampus IT di pingir Danau Toba tepatnya di Kecamatan Laguboti Kabupaten Toba Samosir, memberi subsidi untuk biaya kuliah untuk mahasiswanya, sehingga anak-anak dari Sumatra Utara khususnya bisa menerima perkuliahan dengan biaya murah. IT DEL berdiri sejak tahun 2000, berarti sudah 21 Bapak Luhut membantu banyak anak dan orang tua di daerah sekitar IT DEL.

institut teknologi del
Institut Teknologi Del sumber: riyanthi.com


Saya kuliah dan lulus D3 disini dan mendapat gelar Ahli Madya Komputer, seingat saya dulu biaya kuliah disini angkatan saya 2juta/ semester, bandingkan ketika saya lanjut kuliah Sarjana di kota Jakarta dengan fasilitas kuliah IT yang sama bahkan di Del lebih bagus 🙂 dengan biaya 9 juta/semester. Hitung sendiri yang Pak Luhut subsidi.

institut teknologi del laguboti
Institut Teknologi Del tepi Danau Toba sumber: del.ac.id\

Membangun SMA Unggul Del
Ternyata membantu di tingkat perkuliahan tidak cukup, kali ini Bapak Luhut membangun sekolah setingkat SMA.
Didirikan tahun 2011 di bawah naungan Yayasan DEL sekolah ini menjadi peringkat 3 di Republik ini sesuai yang di lansir laman detik.com berikut:
https://www.detik.com/edu/sekolah/d-5592141/luhut-pandjaitan-punya-sma-peringkat-3-besar-ri-seperti-apa-sekolahnya.
Mempunyai prestasi siswa yang bagus hingga proyek NASA:
https://www.goodnewsfromindonesia.id/2016/02/06/hasil-penelitian-siswa-sma-unggul-del-dari-indonesia-siap-diluncurkan-nasa-ke-luar-angkasa

sma unggul del
SMA Unggul Del sumber: Dok SMA Unggul Del

Mempercepat Pembangunan Bandara Silangit (DTB) menjadi Bandara Internasional
Perjalanan ke Toba semakin mudah, tidak harus ke Bandara Medan atau Kualanamu, jelas sangat membantu masyarakat yang ingin pulang kampung, di luar dari itu banyak membuka lapangan pekerjaan.
24 November 2017, Bandara Silangit berubah status menjadi Bandara Internasional.

bandara internasional silangit DTB
Presiden Joko Widodo (tengah) didampingi Menteri BUMN Rini Soemarno (ketiga kiri), Menko bidang Kemaritiman Luhut Panjaitan (ketiga kanan), Menteri Pariwisata Arief Yahya (kedua kiri), Menteri PUPR Basuki Hadimudjno (kedua kanan), dan Seskab Pramono Anung (kanan) saat meninjau fasilitas Terminal Bandara Internasional Silangit di Siborong-Borong, Tapanuli Utara, Sumatera Utara, 24 November 2017. ANTARA FOTO

Membantu Pengembangan Danau Toba Menjadi Pariwisata Hingga Tingkat Internasional

jokowi dan iriana di danau toba
Presiden Jokowi dan ibu Iriana mengunjungi Geopark (Taman Bumi) Kaldera Toba, Kabupaten Samosir sumber: ANTARA foto

Bapak Luhut tampaknya melihat Danau Toba sangat berpotensi menjadi wisata bahkan bisa sebanding dengan Bali. Dengan itu Pak Luhut melaksanakan beberapa proyek untuk membangun dan memperbaiki wisata Danau Toba seperti:

Bangun 25 Toilet Berstandar Internasional di kawasan Danau Toba

Bapak Luhut mengatakan kawasan wisata yang toilet umumnya baru diperbaiki bertempat di Dolok Sipiak. Ia mengatakan destinasi wisata ini sempat dikunjungi oleh Raja Belanda, Willem-Alexander pada tahun lalu. Kala itu, ia mengatakan fasilitas toiletnya masih buruk.

“Sekarang udah ada toilet di sana, airnya ada, dan dikelola secara profesional,” ungkap Luhut.

https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20210214192807-92-606146/luhut-gandeng-perusahaan-swiss-garap-proyek-toilet-danau-toba

Luhut Binsar Panjaitan mengunjungi Danau Toba bersama Menlu China Wang Yi, Rabu (13/1/2020). Foto: Instagram/@luhut.pandjaitan

Mempercepat Pembangunan food estate (lumbung pangan) dalam rangka mendukung ketahanan pangan dan pembangunan kebun raya di Kabupaten Humbang Hasundutan.

Bapak Luhut Binsar Pandjaitan mengklaim proyek food estate yang ada di Sumatra Utara dilakukan pemerintah saat ini semata-mata untuk membantu masyarakat dan hasilnya bisa dinikmati oleh rakyat.

https://www.cnbcindonesia.com/news/20210325142155-4-232828/luhut-kebut-6-proyek-penting-dari-toba-sampai-lumbung-pangan

Diluar dari semua peran Pak Luhut yang saya tuliskan masih banyak lagi yang sudah Bapak ini lakukan di daerah Sumatra Utara dan di Indonesia.

Jadi masih benci Pak Luhut?

Related Posts

One thought on “Kenapa Benci Pak Luhut?

Leave a Reply

Your email address will not be published.